Beranda > Internasional > Merosotnya Kristen di Dunia

Merosotnya Kristen di Dunia

Di Amerika Serikat, persentase pemeluk Kristen turun 10 poin dibandingkan dua dekade silam. Di belahan bumi lain pun juga demikian. Tanda-tanda kemerosotan Kristen mulai tampak.

Hanya masalah kecil sebenarnya, sebuah angka perbandingan yang tercetak pada halaman 17 –dari 24 halaman– ringkasan survei American Religious Identification Survey (ARIS) tahun 2009. Namun R Albert Mohler Jr, presiden Southern Baptist Theological Seminary –sebuah lembaga seminari terbesar di dunia– kaget bukan kepalang, ketika membaca isinya.

Bagi orang-orang fanatik dan konservatif macam Mohler, hasil survei itu cukup mengganggu: jumlah penduduk AS yang mengklaim diri tidak lagi berafiliasi dengan agama tertentu melonjak dua kali lipat sejak tahun 1990, dari 8 menjadi 15 persen. Bagi Mohler, fondasi historis kultur keberagamaan AS sedang retak. “Ini benar-benar memukul saya,” ujarnya sebagaimana dilansir majalah Newsweek edisi 13 April 2009 lalu.

Menurut Mohler, kontur paling mendasar budaya Amerika telah berubah secara radikal. Apa yang disebut dengan konsensus Yudaisme-Kristen milenium terakhir telah memberikan jalan bagi munculnya kultur post-modern, post-Kristen dan post-Barat yang sangat mengancam pusat budaya AS. “Jelas, ini merupakan kisah baru, kisah post-Kristen yang menjiwai porsi terbesar masyarakat,” jelasnya.

Inilah yang mengemuka di AS kini, sebuah istilah lama dengan urgensi baru, post-Kristen. Istilah keren dari “ateis” atau “Kristen murtad”. Walau penduduk AS tidak menganggap Tuhan mereka telah mati, namun kini pengaruhnya (Tuhan) telah berkurang dalam kultur dan politik AS dibandingkan masa-masa sebelumnya. Yang mengejutkan, kaum liberal yang semula takut dengan kebangkitan teokrasi Evangelis dan mencemaskan konservatisme agama, kini kian berani tampil dalam kehidupan publik. Orang-orang Kristen kini mengalami penurunan persentase dalam masyarakat AS.

Menurut hasil survei ARIS yang menjadi perhatian Mohler tersebut,  persentase orang yang mengaku Kristen menurun 10 poin sejak 1990, dari 86 menjadi 76 persen. Populasi Yahudi di angka 1,2 persen, dan Muslim 0,6 persen. Sebuah jajak pendapat terpisah yang digelar Pew Forum, seolah mengulang temuan ARIS. Persentase orang yang mengaku tidak terikat agama dan keyakinan tertentu naik dua kali lipat dalam beberapa tahun terakhir, menjadi 16 persen. Sebelumnya, hanya 5 persen tahun 1982, dan 12 persen di tahun 2008. Dan kini 16 persen pada 2009. Sementara itu, jumlah orang-orang yang mengaku sebagai penganut ateis atau agnostik meningkat empat kali lipat dari 1990-2009; dari sekitar 1 juta orang menjadi 3,6 juta orang.

Berdasarkan jajak pendapat yang digelar sendiri oleh Newsweek, hanya sedikit orang yang menganggap AS adalah “bangsa Kristen”, dibandingkan saat George W Bush menjadi presiden –62 persen di 2009 dan 69 di 2008. Dua pertiga warga AS (68 persen) mengatakan agama telah “kehilangan pengaruhnya” dalam sejarah AS. Hanya 19 persen yang menyatakan pengaruh agama (Kristen) tengah meningkat. Proporsi penduduk AS yang menganggap agama “dapat menjawab semua problematika kehidupan” kini berada di titik terendah dalam sejarah, kurang dari 48 persen. Bandingkan dengan saat Bush dan Clinton menjadi presiden. Angka tersebut tidak pernah melorot di bawah 58 persen. Sebagian besar kaum Kristen konservatif percaya bahwa mereka kalah perang dalam isu-isu seperti aborsi, pendidikan sekolah bahkan perkawinan sesama jenis. Itulah kenapa kini AS disebut tengah memasuki fase post-Kristen.

Post-Kristen memiliki beragam makna di waktu yang berbeda. Tahun 1886, majalah bulanan Atlantic Monthly mendeskripsikan orang seperti George Eliot –novelis Inggris ternama yang anti kekristenan– sebagai post-Kristen. Lebih luasnya, post-Kristen dikategorikan sebagai periode waktu yang mengiringi keruntuhan Kristen dalam sebuah wilayah atau masyarakat. Istilah ini dipopulerkan selama periode –yang disebut para sarjana– gerakan “kematian Tuhan” pada pertengahan 1960-an. Dan gerakan ini masih terus berlangsung hingga kini.

Namun, yang paling mengganggu Mohler adalah, istilah  post-Kristen yang kini terjadi benar-benar berbeda. Ia menawarkan spiritualitas, namun tak terikat otoritas. “Itu berdasarkan pada pemahaman sejarah yang menganggap masa lalu kurang toleran dan masa kini lebih toleran, dan masa kini adalah sebuah langkah transisi,” kata Mohler.

Kaum Evangelis Kristen sejak lama percaya bahwa AS harus menjadi sebuah bangsa yang kehidupan politiknya berdasarkan dan diatur oleh interpretasi mereka terhadap Bibel dan prinsip-prinsip teologi. Jika gereja percaya bahwa mabuk itu adalah dosa, misalnya, maka undang-undang harus melarang konsumsi alkohol. Jika gereja percaya bahwa teori evolusi bertentangan dengan Alkitab, maka sekolah-sekolah umum harus menyesuaikan pelajaran. Jika gereja percaya bahwa aborsi itu melanggar hukum maka para legislator dan hakim-hakim harus mengikuti aturan tersebut. Namun, semua itu tidak terjadi di AS. Apa yang diatur Bibel terang-terangan dilanggar oleh pengikutnya sendiri.

Walau demikian, memudarnya pamor Kristen di AS mendapatkan banyak pendukung dan penggemar. Mereka berpandangan bahwa AS bukanlah negara berdasarkan agama (Kristen), walau secara eksplisit termaktub dalam Deklarasi Kemerdekaan mereka.  Kolumnis Cal Thomas adalah tokoh awal yang melihat gerakan Kristen Amerika sebagai kecacatan parah dalam istilah teologis. “Tak ada negara yang bisa benar-benar “Kristen”, kata Thomas. “Hanya orang yang bisa. Tuhan ada di atas semua bangsa. Nyatanya, Nabi Isa berkata bahwa semua bangsa baginya adalah setetes air dan tidak memiliki apa-apa.”

Seperempat abad lampau, tiga sarjana yang juga penginjil Kristen –Mark A Noll, Nathan O Hatch dan George M Marsden– menerbitkan buku penting namun tidak terkenal berjudul Pencarian Kristen Amerika. Dalam buku itu mereka mengatakan, klaim-klaim kekristenan telah melampaui kondisi politik. Orang Kristen, tulisnya, “Tidak perlu berilusi tentang sifat pemerintahan manusia. Secara pasti mereka berada pada apa yang disebut oleh Augustine, “kota dunia”, dimana kepentingan individu berkuasa…”

Kristen di Eropa Juga Redup

Empat tahun lalu, Eropa sempat digemparkan oleh merosotnya jumlah kaum Kristen di tempat kelahirannya sendiri. Saat hal itu terjadi, kekhawatiran melanda para tokoh gereja, bahwa suatu saat AS akan mengalami hal yang serupa. Dan kini, 2009, negeri Paman Sam itu mewujudkan kekhawatiran tersebut.

Tahun 2005, koran AS, USA Today, menurunkan artikel tentang menurunnya pengikut Kristus di Eropa dan berkembangnya sekularisme. Meningkatnya sekularisasi di Eropa terjadi karena pengaruh sosial, politik dan moral yang mengakibatkan para pengikutnya kehilangan iman. Menurunnya populasi Kristen di Eropa dalam dua dekade terakhir dianggap sebagai kejadian luar biasa. Eropa yang merupakan tempat kelahiran peradaban Kristen, kini lebih berpaling ke sekularisme dan memudarkan tradisi-tradisi Kristen.

Selama lebih kurang setengah abad, para peneliti telah mengamati perubahan besar dalam budaya Barat. Meningkatnya bentuk-bentuk sekularisme pada peradaban Eropa telah menemukan pembuktian. “Saya tidak pernah ke gereja, dan saya tidak tahu ada orang yang pergi,” kata Brian Kelly, salah seorang mahasiswa di Dublin, Irlandia. “Padahal lima tahun, saya tidak tahu ada orang yang tidak pergi ke gereja,” imbuhnya.

Statistik menunjukkan, sekularisasi Eropa saat ini tak terbantahkan. Irlandia yang merupakan negara sekuler terakhir di Eropa Barat, menunjukkan penurunan jemaat gereja yang sangat drastis dalam tiga dekade terakhir. Hanya 25 persen dari total pemeluk Kristen. Padahal negeri yang termasuk dalam wilayah Inggris Raya ini didominasi oleh penganut Katholik Roma.

Di kalangan Protestan juga demikian, tidak menunjukkan gambaran yang lebih baik. Swiss, Jerman dan Belanda, kini menjadi contoh utama bentuk sekuler Eropa. Di benua Eropa, hanya Islam satu-satunya agama yang mengalami peningkatan jumlah pemeluk. Sejak tahun 2004, populasi penduduk Muslim di Inggris bertambah sebesar 500,000 hingga 2,4 juta orang. Angka pertumbuhan itu 10 kali lipat lebih pesat dibanding pemeluk agama lainnya. Pada periode yang sama, jumlah penduduk Kristen di Negeri Ratu Elizabeth II tersebut menurun hingga 2 juta orang lebih. Demikian pula yang terjadi di Perancis, Jerman dan beberapa negara Eropa lainnya.

Berdasarkan data pusat studi Kristen global di Gordon-Conwell Theological Seminary Boston, merosotnya pengaruh Kristen tampak nyata di Perancis, Swedia dan Belanda dimana pengunjung gereja kurang dari 10 persen di pelbagai tempat. Kenapa hal ini terjadi? Menurut Ronald Inglehart, Direktur World Values Survey di Swedia, kekristenan telah menjadi sebuah kenyamanan bagi masyarakat hanya pada saat-saat krisis. “Dalam kebanyakan sejarah, orang-orang telah berada pada garis batas kelangsungan hidup. Hal itu berubah secara dramatis. Kelangsungan hidup adalah kemestian pada hampir semua orang (di Barat). Inilah satu di antara sekian alasan yang menyebabkan kepemelukan agama mengikis,” jelasnya.

Dengan kata lain, Inglehart percaya bahwa agama mengisi sebuah fungsi sosial. Ketika fungsi sosial tersebut tidak dibutuhkan lagi, keseluruhan struktur kepercayaan Kristen menjadi tidak penting. Bentuk reduksionisme ini menjadi gejala umum dalam ilmu-ilmu sosial, dimana keyakinan agama hanya dilihat sebagai sesuatu yang fungsional ketimbang kategori-kategori teologis. Sekularisasi yang menekankan teologi liberalisme dan meningkatkan teknologi masyarakat dan kultur individualisme, merupakan faktor-faktor utama di balik keruntuhan hegemoni Kristen di dunia.

Awal abad 20, mayoritas warganegara Eropa mengaku sebagai pemeluk Kristen, kini hanya tinggal 75 persen. Di Swedia, menurut data pemerintah, 85 persen penduduk negeri itu menjadi jemaat gereja, namun hanya 11 persen wanita dan 7 persen pria yang hadir di gereja.

Anehnya, runtuhnya kepercayaan Kristen dan besarnya transformasi gaya hidup Eropa dan ekspektasi moral sejalan seiring. Sebagai sebuah fakta, sulit untuk menentukan bagaimana trend-trend ini bisa beriringan dengan proses sekularisasi. Begitu keyakinan Kristen menurun, moralitas Kristen memberi jalan bagi etos moral individualisme, kebebasan seks, dan mengikisnya komitmen pernikahan, anak-anak dan keluarga.

Kemunduran Kristen di Eropa mengundang tanya akan masa depan Kristen di AS. Dalam banyak hal, AS akan mengikuti trend tersebut. Dan prediksi itu kini mulai terbukti.

Categories: Internasional Tag:
  1. Mr.Objective
    17/08/2009 pada 13:47 | #1

    Ya.. saya harap kebangkitan ISlam jg bukan dilihat dari jumlah bom bunuh diri yang tambah banyak..

  2. white
    05/09/2009 pada 00:31 | #2

    bunk.. dapet data2 di atas sumbernya dari mana…?? makasih..

  3. Bebalu
    05/09/2009 pada 22:11 | #3

    Bukankah sudah jelas disebutkan datanya dari Majalah Newsweek edisi 13 April 2009 dan Koran USA Today. Gimana sih anda ini?

    Kebetulan saya juga baca laporan utama Newsweek yang berjudul The Decline of Christian itu. Coba anda search di Google!

    Saya tahu kapasitas Bung Chairul sebagai seorang jurnalis, ia tak akan mungkin mengutip sesuatu yg tidak berdasar.

  4. 23/09/2009 pada 12:01 | #4

    Saya berharap Islam juga jangan sampai terinfeksi oleh paham sekularisme yg kian merebak seperti yg dialami oleh Kristen. Mumpung Kristen berada di ambang keruntuhan, saatnya kita sebagai Umat Islam untuk bangkit memimpin dunia ini dalam kondisi yg lebih berjaya. Insya Allah.

  5. joko
    18/11/2009 pada 11:07 | #5

    hayoo…..Jaya islamku

  6. gondorukem
    24/11/2009 pada 11:48 | #6

    mana mungkin…

  7. jilbabi
    03/12/2009 pada 21:24 | #7

    betul!!! mana mungkin

  8. 31/12/2009 pada 09:14 | #8

    MEMANG AKAN BANYAK ORANG MURTAD DAN ITU MEMBUTIKAN NUBUATAN ALKITAB BENAR, BAHWA MENJELANG KEDATANGAN IMAM MAHDI AKAN BANYAK ORANG MURTAD.

  9. Anonymous
    21/01/2010 pada 20:14 | #9

    Kristen tidaklah seperti itu.

  10. 22/01/2010 pada 18:01 | #10

    SAMPAI KAPAN PUN BUMI INI ADALAH BUMI KRISTEN……MASEHI(2000) INI AGAMA TERBESAR DUNIA ADALAH AGAMA KRISTEN DAN DUNIA INI ADALAH DUNIA KRISTEN INI MEMANG NYATA DAN BENAR DAN SEMUA MANUSIA DI DUNIA INI TAHU ITU…….HAMPIR SEMUA UNSUR DI DUNIA INI BERHUBUNGAN DENGAN KRISTEN..APAPUN ITU…..TEMUAN2 PENTING DUNIA BAYANGKAN SAJA BERAPA BANYAK PENEMUAN2 YANG TELAH DICIPTAKAN SELAMA 21 ABAD INI MUNGKIN TIDAK TERHITUNG LAGI DAN HAMPIR SEMUANYA DI CIPTAKAN KRISTEN…DAN AKU MEMBACA SEBUAH BUKU TERBARU 2009 DLM BAHASA INGGRIS, DUNIA MENGUMUMKAN 1000 ORANG TERBAIK dunia SEPANJANG MASA DAN 97% BERAGAMA KRISTEN……DAN SEMUA MANUSIA DI DUNIA INI MEMAKAI CIPTAAN DAN BUATAN ORG2 KRISTEN.APAPUN ITU…..MUSIK DAN ALAT2NYA ADJ DI BUAT KRISTEN SMPE RATUSAN ALIRAN MUSIK DI BUAT KRISTEN….DAN SEMUA MANUSIA MEMAKAI DAN MENIKMATI ITU APAPUN AGAMANYA..(MUSIK2 ISLAM TPI YG CIPTAIN ITU ADLH KRISTEN)…TEKNOLOGI,TEKNOLOGI APAPUN ITU YG CIPTAIN KRISTEN DAN NEGARA2 LAIN HNX IKUT-IKUTAN ADJ…DAN SEMUA MANUSIA DI DUNIA MEMAKAI ITU…KOMPUTER,INTERNET,HP,TV,RADIO SAMPE APAPUN NAMANYA ITU(ISLAM JG MEMAKAI ITU SEMUA DAN DIJADIKAN TMPT UNTUK MEYIARKAN ISLAM TPI YANG CIPTAIN ITU SEMUA KRISTEN)..TEMUAN2 APAPUN DI BIDANG KEDOKTERAN,ILMU PENGETAHUAN,HIBURAN,MUSIK,PAKAIAN,GAYA HIDUP(ANAK2 KOMUNITAS),OLAHRAGA,SEMUA ISI DUNIA INI DI CIPTAKAN KRISTEN DAN SEMUA MANUSIA DI DUNIA MEMAKAI ITU(ISLAM JG MEMAKAI,MENIKMATI SEMUA ITU SEMUA DAN DI JADIKAN TEMPAT KEHIDUPAN ORG2 ISLAM TPI YANG CIPTAKAN ITU ADALAH KRISTEN…BANGUNAN2,KOTA2 SMPE SEMUANYA DI DUNIA INI MEMAKAI MENGIKUTI YANG ADA DI NEGARA KRISTEN……..BAYANGKAN ADJ HANYA BEBERAPA NEGARA KRISTEN SAJA SUDAH BISA MENAKLUKAN DAN MENGUASAI SELURUH NEGARA YANG ADA DI DUNIA INI…..HNX JEPANG DAN THAILAND SAJA YG TIDAK TAPI TETAP ADJ MEREKA DI KUASAI DAN BERGANTUNG PADA NEGARA2 KRISTEN…….
    -ABAD 1 SAMPAI ABAD 15 DUNIA DI KUASAI EROPA…
    -ABAD 16 SAMPAI ABAD 19 DUNIA DI KUASAI SATU NEGARA EROPA YAITU KOLONI INGGRIS
    -ABAD 20 SAMPAI SEKARANG YANG MENGUASAI DUNIA ADALAH AMERIKA(KETURUNAN INGGRIS) DAN TIDAK TAHU SAMPAI KAPAN MUNGKIN SAMPAI KIAMAT……DAN SEKARANG YANG MENGUASAI ASIA ADLH CINA DAN LIAT ADJ SEMAKIN MEREKA MAJU KRISTEN SEMAKIN BANYAK DI SANA DAN SEKARANG SUDAH MENCAPAI 130 JUTA BANDINGKAN DENGAN TAHUN 2000 YANG HANYA SEKITAR 50 JUTA …..
    WAKTU DI DUNIA ADJ WAKTU KRISTEN…MASEHI(WAKTU TUHAN YESUS)DETIK,MENIT,JAM,HARI,BULAN,TAHUN SEMUANYA DARI KRISTEN DAN DUNIA MEMAKAI ITU…SMPE LUAR ANGKASA ADJ BERHUBUNGAN DENGAN KRISTEN,NAMA PLANET2 DAN SEMUA ISI LUAR ANGKASA DI BUAT KRISTEN…ORANG2 YG PERTAMA DAN KELUAR ANGKASA ADLAH ORANG2 KRISTEN DAN SEMUA ALAT2NYA DI BUAT ORANG KRISTEN…….POKOKNYA SEMUA UNSUR YANG TIDAK TERHITUNG LAGI YANG ADA DI DUNIA BERHUBUNGAN DENGAN KRISTEN.

    POKOKNYA DUNIA INI ADALAH DUNIA KRISTEN SAMPAI KAPANPUN SAMPAI DUNIA INI KIAMATPUN. BUMI INI ADALAH BUMI KRISTEN…..DAN SEMUA MANUSIA DI DUNIA INI MENGETAHUI ITU…..

  11. 01/02/2010 pada 02:57 | #11

    hahahahahhaha…………walaupu gue muslim tpi perkataan sih zando memang benar………….soalnya gue udh cri info2 tentang agama dan ilmu dunia………memang itu adanya……………….gue nggk bisa membantah….

  12. ilham83
    22/03/2010 pada 03:30 | #12

    ass., salam sejahtera, bro2 semua..
    tanpa mengurangi fungsi dari ilmu di atas, tp alangkah indahnya apabila kita saling memberikan rasa hormat di tiap forum.
    memang benar semua Penemu dan Tokoh jaman dahulu dalam bidang pengetahuan dan teknologi adalah kaum yahudi/kristen dan sudah berguna bagi kehidupan seluruh manusia sekarang, pasti semua orang jg sehari2 memakai produk2/barang2 ciptaan kaum yahudi/kristen. tapi jgn perkesimpulan bahwa ini “dunia kristen”, karena dunia ini milik Tuhan YME yg ciptakan semua manusia yg dinerikan hak/kebebasan memiliki pilihan dalam ber`iman.
    wassalam.

  13. 09/04/2010 pada 17:23 | #13

    KRISTEN HANYA MENGALAMI SEDIKIT GANGGUAN DI EROPA TAPI MENGALAMI PERKEMBANGAN PESAT DI ASIA. KALO MUSLIM, DI INDONESIA DAN TIMUR TENGAH SAJA PERSENTASENYA UDAH TURUN. GIMANA BISA MEMIMPIN DUNIA?

  14. 11/04/2010 pada 21:31 | #14

    neil amstrong org yg pertama ke bulan pada akhirnya masuk islam juga.. (finishnya disana sebab dia cerdik)..

  15. 20/04/2010 pada 12:29 | #15

    Lalu mengapa jumlah kristen menurun smpai pd saat ini?
    Apa yg mjd inti pnurunan tsb? Sprtinya sepele skali jika dbilang : ‘mengalami gangguan’
    Lalu apakah hal yg sepele bs menjelaskn mngapa kristen runtuh?
    Bgmn bs hal sepele mbwt kristen mengalami penurunan?
    Mgkn jwbn dr saya ckup 1, yaitu ketidaknyamanan atas pnjelasan yg tdk detail mgenai hukum dibible n kontradiksi antara bible dan sains yg menuntut prkmbngn khdupn manusia.

    End

  16. Orgpercaya
    29/04/2010 pada 17:15 | #16

    Dari artikel di atas hny memaparkan ttg menurunnya jmh umat yg beribadat bkn umat yg menolak Kristus.Dgn hati mrk percya dgn mulut mrk mengaku bhw mrk adh ciptaan Tuhan dan itu MUTLAK.Utk membuktikn bhw mrk tetap Kristen(pengikut Kristus)yakni jika umat kristiani diserang maka semuany akn bersatu.Tdk perlu cemas sebab Tuhan tlh menetapkn n memilih umatNYa.
    Kasih Allah Bapa besertamu

  17. 17/05/2010 pada 21:01 | #17

    Saudara2, sadarlah, sebab kdtngnya sudah dekat…
    Prcayalah Yesus mati krna anda semua,
    apakah Yesus harus mati untk yg kduaXnya agr anda semua mengkuinya?
    Saya tanya, “apakah pngorbanan muhammad kpda anda semua umat muslim? Tdk ada”, muhammad hanya mengjarkan perng, itu sbbnya muslim bnyk yg jdi teroris…
    Tp Yesus tdk,
    Yesus mngjarkn agr pngktnya untk tdk brperang,tp mncptakn damai,.
    Ada tertulis dlm alkitab,
    “TIDAK ADA YANG SAMPAI KEPADA-NYA JK TDK MELALUI AKU” Yesus maha pemaaf, tp muhammad TIDAK.
    Yesus akn menrima anda apa adanya, jka anda brblk memuji dn memuliakn namanya, anda akan meraskan kbhagiaan yg luar biasa bersama Yesus saudara sekalian…
    Datanglah pada-Nya segera..

  18. bedjo
    24/05/2010 pada 15:08 | #18

    yang jelas tanyakan pada hati nurani masing masing. apakah kebenaran yang di jalani selama ini tidak ada setitikpun keraguan?. bukankah yesus jg pernah berkata Elli elli lama sabakhtani …? Tuhan Tuhan kenapa tinggal kan aku ? . lantas siapa yang tuhan itu. Yesus, roh kudus, atau tuhan bapa. saya mumet mikir soal trinitas. lantas ingat juga soal konsili di nicea dimana ada konsili yang menyatakan bahwa yesus adalah tuhan. pdahal kristen awal tidak begitu? maka sekali lagi tanyakan pada sejarah, dan bagi yang muslim jangna buta telan pil pahit begitu aja.

  19. feirath
    10/06/2010 pada 12:34 | #19

    pada bung Pengikut Kristus, ingatkah anda mengenai kisah Perang Salib pada 1099 ketika mereka memasuki Yerusalem, apa yang para Crusaders lakuakan??bersalam-salaman??? TIDAK, para pejuang paus itu membantai abis seluruh penkduduk Yerusaelm, Muslim, Yahudi, dan bahkan umat Kristen yang tidak membantu mereka pun dibantai (yah mereka juga penganut Kristen Orthodox yang beda), kemudian kejadian perburuan penyihir di Eropa yang dicanangkan Paus, berapa ribu orang meninggal karena dianggap penyihir?pembantaian muslim Bosnia oleh Serbia yang kristen, brapa ratus ribu cba yang meninggal?pembantaian Muslim Nagorno-Karabakh oleh orang2 Armenia yang kristen, perang afghanistan, dan perang Irak, jika anda bilang bahwa agama Islam teroris karena beberapa muslim menjadi pembom bunuh diri yang menewaskan beberpa puluh/ratus orang, sya tanya, kita harus menyebut apa pada Kristen???agama pembantai??tapi bung, kita tidak boleh menjudge sebuah agama karena kelakuan sebagian kecil pengikutnya, mereka hanya salah tafsir dan khusus pembom bunuh diri merasa tertekan pada tekanan yang diberikan oleh negara2 barat yang menjajah (saya tidak bisa lgi menyebut mereka negara2 kristen karena sudah sekular) dan tidak bisa melawan lgi secara frontal, dan menurut saya cara mereka salah.

    untuk bung Zando, spertinya anda hanya baca buku yang isinya fantasi mengenai kejayaan kristen! tidakkah anda pernah mendengar nama Al-khawarizmi, Ibnu Sina, Al razi, ibnu khaldun dan lainnya??mereka adalah ilmuwan2 islam yang menggali iptek dan juga mempelajari pengetahuan dari zaman romawi-yunani kuno sehingga dapat disalurkan kepada generasi sekarang (memang benar setelah renaisance yang menggali ilmu2 itu adalah orang2 kristen), dan bahkan angka yang kita gunakan ini berasal dari angka arab? siapa coba penemu 0?? aljabar? penyalur kertas ke dunia? pembangun rumah sakit moderen pertama di dunia? mereka adalah MUSLIM!!!! bung cobalah baca2 buku yang non fiksi mengenai sejarah dan saya pastikan anda akan terkejut, baca, pelajari, renungi, kemudian baru angkat bicara jgn kebalik!!!!!!

  20. pemburu hantu
    14/06/2010 pada 02:26 | #20

    Sejumlah data yang dikomposisikan oleh Demented Vision (2007), dari sebuah observasi di Amerika Serikat tentang perkembangan jumlah pemeluk agama-agama dunia menarik untuk dicermati. Dari data observasi itu, terdapat angka-angka yang menunjukkan perbandingan pertumbuhan penganut Islam dan Kristen di dunia. Lembaga itu mencatat, pada tahun 1900 jumlah pemeluk Kristen adalah 26,9% dari total penduduk dunia, sementara pemeluk Islam hanya 12,4%. 80 tahun kemudian (1980), angka itu berubah. Penganut Kristen bertambah 3,1% menjadi 30%, dan Muslim bertambah 4,1% menjadi 16,5% dari seluruh penduduk bumi. Pada pergantian milenium kedua, yaitu 20 tahun kemudian (2000), jumlah itu berubah lagi tapi terjadi perbedaan yang menarik. Kristen menurun 0,1% menjadi 29,9% dan Muslim naik lagi menjadi 19,2%. Pada tahun 2025, angka itu diproyeksikan akan berubah menjadi: penduduk Kristen 25% (turun 4,9%) dan Muslim akan menjadi 30% (naik pesat 10,8%) mengejar jumlah penganut Kristen. Bila diambil rata-rata, Islam bertambah pemeluknya 2,9% pertahun. Pertumbuhan ini lebih cepat dibandingkan dengan pertumbuhan jumlah penduduk bumi sendiri yang hanya 2,3% pertahun. 17 tahun lagi dari sekarang, bila pertumbuhan Islam itu konstan, dari angka kelahiran dan yang masuk Islam di berbagai negara, berarti prediksi itu benar, Islam akan menjadi agama nomor satu terbanyak pemeluknya di dunia, menggeser Kristen menjadi kedua. World Almanac and Book of Fact, #1 New York Times Bestseller, mencatat jumlah total umat Islam sedunia tahun 2004 adalah 1,2 milyar lebih (1.226.403.000), tahun 2007 sudah mencapai 1,5 milyar lebih (1.522.813.123 jiwa). Ini berarti, dalam 3 tahun, kaum Muslim mengalami penambahan jumlah sekitar 300 juta orang (sama dengan jumlah umat Islam yang ada di kawasan Asia Tenggara).

    Fenomena di Amerika sendiri sangat menarik. Sangat tidak masuk di akal pemerintah George Bush dan tokoh-tokoh Amerika, masyarakat Amerika berbondong-bondong masuk Islam justru setelah peristiwa pemboman World Trade Center pada 11 September 2001 yang dikenal dengan 9/11 yang sangat memburukkan citra Islam itu. Pasca 9/11 adalah era pertumbuhan Islam paling cepat yang tidak pernah ada presedennya dalam sejarah Amerika. 8 juta orang Muslim yang kini ada di Amerika dan 20.000 orang Amerika masuk Islam setiap tahun setelah pemboman itu. Pernyataan syahadat masuk Islam terus terjadi di kota-kota Amerika seperti New York, Los Angeles, California, Chicago, Dallas, Texas dan yang lainnya.

    Atas fakta inilah, ditambah gelombang masuk Islam di luar Amerika, seperti di Eropa dan beberapa negara lain, beberapa tokoh Amerika menyatakan kesimpulannya. The Population Reference Bureau USA Today sendiri menyimpulkan: “Moslems are the world fastest growing group.” Hillary Rodham Cinton, istri mantan Presiden Clinton seperti dikutip oleh Los Angeles Times mengatakan, “Islam is the fastest growing religion in America.” Kemudian, Geraldine Baum mengungkapkan: “Islam is the fastest growing religion in the country” (Newsday Religion Writer, Newsday). “Islam is the fastest growing religion in the United States,” kata Ari L. Goldman seperti dikutip New York Times. Atas daya magnit Islam inilah, pada 19 April 2007, digelar sebuah konferensi di Middlebury College, Middlebury Vt. untuk mengantisipasi masa depan Islam di Amerika dengan tajuk “Is Islam a Trully American religion?” (Apakah Islam adalah Agama Amerika yang sebenarnya?) menampilkan Prof. Jane Smith yang banyak menulis buku-buku tentang Islam di Amerika. Konferensi itu sendiri merupakan seri kuliah tentang Immigrant and Religion in America. Dari konferensi itu, jelas tergambar bagaimana keterbukaan masyarakat Amerika menerima sebuah gelombang baru yang tak terelakkan yaitu Islam yang akan menjadi identitas dominan di negara super power itu.

    Anomali 9/11
    Peristiwa 9/11 menyimpan misteri yang tidak terduga. Pemboman itu dikutuk dunia, terlebih Amerika, sebagai biadab dan barbar buah tangan para “teroris Islam.” Setelah peristiwa itu, kaum Muslimin di Amerika terutama imigran asal Timur Tengah merasakan getahnya mengalami kondisi psiokologis yang sangat berat: dicurigai, diteror, diserang, dilecehkan dan diasosiasikan dengan teroris. Hal yang sama dialami oleh kaum Muslim di Inggris, Perancis, Jerman dan negara-negara Eropa lainnya. Pemerintah George Walker Bush segera mengetatkan aturan imigrasi dan mengawasi kaum imigran Muslim secara berlebihan. Siaran televisi Fox News Channel, dalam acara mingguan “In Focus” menggelar diskusi dengan mengundang enam orang nara sumber, bertemakan ”Stop All Muslim Immigration to Protect America and Economy.” Acara ini menggambarkan kekhawatiran Amerika tidak hanya dalam masalah terorisme tetapi juga ekonomi dimana pengaruh para pengusaha Arab dan Timur Tengah mulai dominan dan mengendalikan ekonomi Amerika.
    Tapi, rupanya Islam berkembang dengan caranya sendiri. Islam mematahkan “logika akal sehat” manusia modern. Bagaimana mungkin sekelompok orang nekat berbuat biadab membunuh banyak orang tidak berdosa dengan mengatasnamakan agama, tetapi tidak lama setelah peristiwa itu, justru ribuan orang berbondong-bondong menyatakan diri masuk agama tersebut dan menemukan kedamaian didalamnya? 9/11 telah berfungsi menjadi ikon yang memproduksi arus sejarah yang tidak logis dan mengherankan. Selain 20.000 orang Amerika masuk Islam setiap tahun setelah peristiwa itu, ribuan yang lain dari negara-negara non Amerika (Eropa, Cina, Korea, Jepang dst) juga mengambil keputusan yang sama masuk Islam. Bagaimana arus ini bisa dijelaskan? Sejauh saya ketahui, jawabannya “tidak ada” dalam teori-teori gerakan sosial karena fenomena ini sebuah anomali. Maka, gejala ini hanya bisa dijelaskan oleh “teori tangan Tuhan.”

    Tangan Tuhan dalam bentuk blessing in disguise adalah nyata dibalik peristiwa 9/11 dan ini diakui oleh masyarakat Islam Amerika. Karena peristiwa 9/11 yang sangat mengerikan itu dituduhkan kepada Islam, berbagai lapisan masyarakat Amerika justru kemudian terundang kuriositasnya untuk mengetahui Islam lebih jauh. Sebagian karena murni semata-mata ingin mengetahui saja, sebagian lagi mempelajari dengan sebuah pertanyaan dibenaknya: “bagaimana mungkin dalam zaman modern dan beradab ini agama “mengajarkan” teror, kekerasan dan suicide bombing dengan ratusan korban tidak berdosa?” Tapi keduanya berbasis pada hal yang sama: ignorance of Islam (ketidaktahuan sama sekali tentang Islam). Sebelumnya, sumber pengetahuan masyarakat Barat (Amerika dan Eropa) tentang Islam hanya satu yaitu media yang menggambarkan Islam tidak lain kecuali stereotip-stereotip buruk seperti teroris, uncivilized, kejam terhadap perempuan dan sejenisnya. Seperti disaksikan Eric, seorang Muslim pemain cricket warga Texas, setelah peristiwa 9/11, masyarakat Amerika menjadi ingin tahu Islam, mereka kemudian ramai-ramai membeli dan membaca Al-Qur’an setiap hari, membaca biografi Muhammad dan buku-buku Islam untuk mengetahui isinya. Hasilnya, dari membaca sumbernya langsung, mereka menjadi tahu ajaran Islam yang sesungguhnya. Ketimbang bertambahnya kebencian, yang terjadi malah sebaliknya. Menemukan keagungan serta keindahan ajaran agama yang satu ini. Keagungan ajaran Islam ini bertemu pada saatnya yang tepat dengan kegersangan, kegelisahan dan kekeringan spritual masyarakat Amerika yang sekuler selama ini. Karena itu, Islam justru menjadi jawaban bagi proses pencarian spiritual mereka selama ini. Islam menjadi melting point atas kebekuan spiritual yang selama ini dialami masyarakat Amerika. Inilah pemicu terjadinya Islamisasi Amerika yang mengherankan para pengamat sosial dan politik. Inilah tangan Tuhan dibalik peristiwa /9/11.

  21. 18/07/2010 pada 09:45 | #21

    memang apa yang dikatakan pemburu hantu itu memenag benar , secara perlahan aganma islam akan menjadi agama yang utama di dunia ini dan menunjukan kebenarannya

  22. lov
    08/08/2010 pada 14:13 | #22

    klo mmg Islam agama yang benar…. kenapa Gereja-Gereja di tutup,di rusak,di bakar… kenapa “TAKUT” kalau kristen berkembang… Ajaran yang hanya bisa dengan kekerasan… tidak pernah dengan kelembutan… Kristen selalu mencari jiwa supaya bertobat dengan kelembutan… tidak seperti islam hanya dengan pemaksaan…

  23. moreng
    24/08/2010 pada 00:48 | #23

    runtuhnya itu hanya moral klu keyakinan belum tentu kawan2 buktinya aja dunia msh di dominasi oleh kristen 2.5 milyar penduduk bumi itu kristen klu islam cuma 1.5 milyar aja gimana dibilang runtuh?? runtuhnya juga karna islam terlalu over…jujur saja kita lihat dimana negara islam berada disana penduduk minoritas dikekang bahkan dibunuh..sdgkan dinegara barat islam bebas disanalah rasio berpikir yg benar runtuh krn tekanan bukan iman yg runtuh kalau mau dikatakan secara jujur persaingan ini sudah tak sehat..pengajaran cinta kasih akan berlalu itu paasti karna kekerasan dan pedang yg akan menang tapi bagi manusia yg punya akal sehat akan berfikir 100x bahwa kepercayaan itu tidak dapat dipaksakan ibarat pepatah mati 1 tumbuh 1000 . boleh mati di eropa tapi tengoklah ke afrika dan asia….

  24. 12/07/2011 pada 09:43 | #24

    Kristen bukanlah tradisi, Kristen bukanlah bangunan gereja,

    Kristen adalah orang -orang yg memiliki kasih di hatinya…..

  25. ahmad
    14/09/2011 pada 14:37 | #25

    Kenyataan di abad super modern ini, siapakah negara pembunuh no wahid? siapakah negara yang membiarkan pembantaian dan perkosaan serta perlakuan tahanan seperti layaknya binatang? tiada lain adalah Amerika (negara digdaya) yang menjadi boneka zionist israel yang dengan mudah didikte dan diperalat untuk kelangsungan hidup bangsa yahudi yang dimurkai Tuhan. Jadi inilah gambaran umat kristen saat ini. dengan pengetahuan injil yang terbatas dan ketidak tahuannya tentang siapa2 orang yang menggarap bible kemudian memprolamirkannya sebagai firman tuhan, sehingg ketika mereka TERSESAT mereka menggunakan petunjuk yang salah (Bible) sehingga makin jauh tersesat. Bandingkan dengan orang yang tersesat kemudian dia mempelajari islam maka pasti dia akan temukan jalan keluar utk semua permasalahan yang dihadapinya. Saran saya buang jauh2 ego pribadi, gengsi dan harga diri yang berlebihan. Anda perlu mempelajari dan menerima kenyataan perubahan yang terjadi walaupun itu tidak sesuai dengan keinginan anda. Maka bukalah pikiran anda seluas mungkin,dinginkan hati anda sedingin mungkin dan latihlah nurani anda untuk menemukan kebenaran yang hakiki. InsyaAllah anda akan menemukan kenikmatan beragama yang tidak pernah anda rasakan sebelumnya, Buktikan!!!!!

  26. Anugra Wijayanto
    15/09/2011 pada 16:22 | #26

    Majelis Taklim

    “Hidupkanlah majelis taklim tapi janganlah mencari hidup dari majelis taklim.”

    Setiap ormas Islam/partai Islam hendaknya mengadakan majelis-majelis taklim DI SETIAP CABANG/RANTINGNYA secara rutin & terjadwal, dengan penceramah dari Departemen Dakwah (DD) milik ormas/partai Islam bersangkutan.

    Selain sebagai forum silaturrahim diantara anggota-anggota ormas/partai Islam bersangkutan, majelis taklim juga merupakan salah satu media dalam memerangi kebodohan, pemurtadan, aliran-aliran sesat, kemaksiyatan, kriminalitas, syirik, bid’ah, khurafat, dll. Media lainnya misalnya : majalah, radio & tv.

    Majelis taklim dikelompokkan menjadi beberapa kelompok yaitu :

    • Majelis taklim anak-anak.
    • Majelis taklim pemuda & remaja, yaitu untuk para pemuda & remaja, misalnya majelis taklim yang diadakan oleh BKPRMI, Ikatan Remaja Muhammadiyah (IRM), dll.
    • Majelis taklim mahasiswa, misalnya majelis taklim yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), dll.
    • Majelis taklim kaum bapak.
    • Majelis taklim kaum ibu, misalnya majelis taklim yang diadakan oleh Aisyiah, Muslimat NU, Muslimat Hidayatullah (Mushida), dll.

    Di dalam Majelis Taklim biasanya ada pengajian Tafsir Al Quran, pengajian Hadits, pengajian Fiqh, dll.

    Tapi jangan lupa, hendaknya di majelis taklim juga ada pengajian Sirah Nabawi (Biografi Nabi Muhammad SAW.). Sebab, bagaimana mungkin bisa meneladani Rasulullah SAW jika tidak mengetahui biografi beliau ?

    Hendaknya berhati-hati dalam memilih kitab-kitab Sirah Nabawi untuk diajarkan, karena banyak sekali kitab-kitab Sirah yang dibuat oleh kalangan orientalis, yang dikarenakan tujuannya adalah untuk menghancurkan Islam maka tentu saja isinya adalah fitnah & kebohongan.

    Di dalam penjara (Lembaga Pemasyarakatan) sebaiknya juga ada Majelis Taklim. Penilaian terhadap para Narapidana yang berhak mendapat remisi sebaiknya juga berdasarkan frekuensi kehadiran mereka (absensi) dalam mengikuti Majelis Taklim tsb.

    Majelis Taklim di dalam LP sebaiknya dibagi menjadi beberapa kelompok Majelis Taklim dengan masing-masing Majelis Taklim memiliki peserta maksimal sebanyak 10 orang.

  27. kristen agama hura-hura
    15/09/2011 pada 16:24 | #27

    Survey di Negara Sekuler: Agama Diperkirakan Akan Mati
    Selasa, 22 Maret 2011, 18:06 WIB

    Agama (ilustrasi)
    REPUBLIKA.CO.ID,DALLAS – Sebuah penelitian yang menggunakan data sensus penduduk dari sembilan negara menunjukkan bahwa agama akan mati. Data itu mencerminkan peningkatan jumlah orang yang mengaku tidak mempunyai afiliasi keagamaan.

    Metode penelitian bertujuan untuk menghitung pengaruh antara jumlah responden, agama, dan motif sosial di balik mengapa orang tidak mempunyai afiliasi keagamaan. Hasil studi ini dipaparkan dalam pertemuan American Physical Society di Dallas, Amerika Serikat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa agama akan mati di negara-negara yang diteliti.

    Tim peneliti menggunakan data sensus mulai satu abad lalu dari negara-negara yang memasukkan agama dalam sensus penduduk: Australia, Austria, Kanada, Republik Ceko, Finlandia, Irlandia, Belanda, Selandia Baru, dan Swiss.

    “Di sebagian besar negara demokrasi sekuler, muncul kecendurungan warga menyebut mereka tidak mempunyai afiliasi dengan agama. Di Belanda, jumlah golongan ini mencapai 40%. jumlah yang kami dapati di Republik Ceko mencapai 60%,” kata salah seorang peneliti, Dr Richard Wiener.

    Tim peneliti menggunakan model nonlinear dynamics untuk menyesuaikan parameter keuntungan relatif secara sosial dan praktis dari keanggotaan dalam kategori ‘tidak beragama.’ Dan di semua negara yang diteliti, indikasinya adalah agama mengarah pada kemusnahan.

    “Saya kira begitulah hasil yang terlihat,” tambah Dr Wiener. “Tentu saja hal yang jauh lebih rumit terjadi pada seorang individu. Namun, banyak rata-rata yang keluar.”
    Red: Didi Purwadi
    Sumber: bbc.co.uk

  28. Muhammad Wijayanto
    16/09/2011 pada 16:06 | #28

    Di setiap Masjid hendaknya dipasang papan pengumuman tentang jadwal Majelis Taklim yang diadakan di Masjid bersangkutan. misalnya :

    Agenda Majelis Taklim :
    • Majelis Taklim Anak-anak (untuk anak-anak usia SD), hari/waktu …. Ustadz ……
    • Majelis Taklim Remaja (untuk remaja usia SMP & SMA), hari/waktu …. Ustadz …..
    • Majelis Taklim Pemuda & Mahasiswa, hari/waktu …. Ustadz …..
    • Majelis Taklim Kaum Ibu, hari/waktu …. Ustadz ……
    • Majelis Taklim Kaum Bapak, hari/waktu …. Ustadz ……
    • Majelis Taklim Muallaf, hari/waktu …., Ustadz ……

  29. ISLAM
    17/09/2011 pada 18:34 | #29

    Dalam alkitab bahwa penganut ajaran Isa as wajib mengikuti ajaran Muhammad. Tp karena kebodohannya mereka malah mendirikan ajaran kristen dan menjadikan yesus sbg tuhan mereka. Agama sejak jaman nabi Adam adalah ISLAM dan bumi ini diwariskan kepada Islam, kalaupun orang kristen menganggap populasi dunia ini lbh byak kristen ini tidak mencerminkan hakikat dunia sebenarnya yg diciptakan Allah Swt, bukan yesus yang manusia itu. Jika agama islam berjihad kpd agama kafir baik i2 kristen,yahudi,buda dll tu merupakan kewajiban karena agama selain islam menentang kodrat penciptaan Allah swt dan harus berjihad baik melalui dakwah dan perang lebih2 jika mereka memerangi islam. Dan pada masaya islam akan berdiri tegak dmuka bumi. Sekarang sudah mulai tanda2nya akan perkembangan pesat islam. ALLAHU AKBAR!

  30. nazril
    05/10/2011 pada 16:23 | #30

    Kami para mujahidin pergi berperang melawan kuffarin bukan karena mencari dan menginginkan peperangan,
    tetapi karena kami mengembalikan syari’at Allah di tanah kami.??
    Allah berfirman bahwa dia tidak akan mengubah keadaan suatu kaum, kecuali kaum itu mengubah keadaanya sendiri. Jika agama Allah bisa ditegakkan di muka bumi dengan metode yang lain, tentu Rosululloh saw., tidak pernah terlibat dalam 27 peperangan.

  31. 11/10/2011 pada 00:10 | #31

    Lov cantik atau love ganteng, gereja di bakar atau gereja dilarang karna, bukan takut berkembang, gereja di bangun tidak ada fanfaatnya sama sekali, mau nyembah siapa lov? Yesus,?bapak Allah?,bapak paulus? Bapak thomas? Setau saya yg harus di sembah adalah Allah s.w.t, nah ini baru namanya bener! Allah s.w.t adalah tuhan yg esa, dia tidak beranak dan tidah pula di peranakan. Kalo tuhan punya anak, saya juga punya anak atu lov… Berarti saya tuhan dong?, bapak kamu juga tuhan dong? Allah s.w.t adalah tuhan semua alam! Belum pernah liat pohon rukuk seperti umat islam sholat? Itulah tanda kebesaran Alah s.w.t. Dan masih banyak tanda2 kebesaran Allah, saya belum pernah liat ada pohon bicara atas nama bapk atau atas nama emak, atau bacaan tuhan yesus. Saya belum pernah liat itu, tapi kalo liat kebesaran Allah saya sering, intinya begin lov, TIDAK ADA MANFAATNYA GEREJA DI BANGUN! TUHAN ORANG KRISTEN TIDAK JELAS!

  32. Bosan Ke Gereja
    27/10/2011 pada 20:02 | #32

    Buku ini bukan untuk menyebarkan kebencian terhadap pendeta, bahwa seolah2 pendeta2 suka menghujat/memfitnah Islam lewat buku2nya, tapi faktanya memang pendeta2 suka spt itu. Memang benar, pendeta2 adalah tukang Fitnah !!!

    Buku : PENDETA MENGHUJAT MUALLAF MERALAT
    Pengantar Editor
    Sambutan KH. Abdullah Wasia’an
    Sambutan Ketua FAKTA
    MUKADDIMAH
    DIALOG 1 : HUJAT & RALAT ttg RUKUN IMAN
    Rukun Iman ke 1 : Percaya kepada yang Ghaib
    Rukun Iman ke 2 : Percaya kepada Malaikat Jahat & Baik
    Rukun Iman ke 3 : Percaya kepada Bibel yg diterjemahkan & masuk Qur’an
    Rukun Iman ke 4 : Percaya pada Hari Kiamat yg akan diadili oleh yesus
    Rukun Iman ke 5 : Percaya bahwa yesus nabi yang paling ditinggikan
    DIALOG 2 : HUJAT & RALAT TTG RUKUN ISLAM
    Rukun Islam 1a : Syahadat bersaksi bahwa Allah adalah sebuah Zat
    Rukun Islam 1b : Bersaksi bahwa Muhammad Nabi Khusus bangsa Arab
    Rukun Islam 1c : Bersaksi bahwa Muhammad mengajar Quran utk org Arab
    Rukun Islam 1d : Bersaksi bahwa Muhammad Celaka di Akhirat
    Rukun Islam 1e : Bersaksi Muhammad Konsultasi kpd Yahudi & Kristen
    Rukun Islam 1f : Bersaksi Muhammad Memperkosa gadis dibawah umur
    Rukun Islam 1g : Bersaksi Muhammad Hobby Kawin Cerai
    Rukun Islam 2a : Sholat Menyembah Allah yg bertempat di dalam Ka’bah
    Rukun Islam 2b : Waktu Shalat sangat kacau
    Rukun Islam 2c : Kumandang Azan Melanggar Al-Quran
    Rukun Islam 3 : Zakat Syariat Meniru Ajaran Bibel
    Rukun Islam 4 : Puasa Ramadhan Syariat Puasa digali dari Bibel
    DIALOG 3 : RUKUN ISLAM KE 5 – HAJI
    Rukun Islam 5.1 : Dihalalkan Mencuri dan Korupsi untuk Haji
    Rukun Islam 5.2 : Islam agama Tauhid yg menyembah satu buah berhala
    Rukun Islam 5.3 : Al Qu’ran sudah tidak relevan dan ketinggalan zaman
    Rukun Islam 5.4 : Misi Muhammad membenarkan Bibel
    Rukun Islam 5.5 : Muhammad mengajarkan penyembahan Setan dlm Upacara Haji
    Rukun Islam 5.6 : Yg tdk menyembah batu hitam dikafirkan Muhammad
    Rukun Islam 5.7 : Haji adalah penyembahan berhala yang tertutup
    Rukun Islam 5.8 : Haji adalah pekerjaan Syirik kepada Allah
    PENUTUP & HIMBAUAN

    PENDETA MENGHUJAT MUALLAF MERALAT
    H. Insan L.S. Mokoginta (Wenseslaus)

    Menanggapi Buku Kristen
    “UPACARA IBADAH HAJI”
    Karya Drs. H. Amos

    ________________________________________
    PENDETA MENGHUJAT MUALLAF MERALAT
    Menanggapi Buku Kristen

    “UPACARA IBADAH HAJI”
    Karya Drs. H. Amos

    Penulis : H. Insan L.S. Mokoginta (Wenseslaus)

    Editor: Abu Mumtaz
    Setting: Fakta Comp.

    Penerbit: Forum Antisipasi Kegiatan Pemurtadan
    (FAKTA)

    PO Box 1426 Jkt 13014
    Cetakan 1, Juni 1999 @All Right Reserved

  33. love jesus
    31/10/2011 pada 11:45 | #33

    perkembangan Muslim di beberapa negara barat itu dikarenakan dalam Muslim untuk memperbolehkan membuat anak sebanyak-banyaknya dan memiliki istri sebanyak-banyaknya sehingga kalau di lihat dari presentase kelahiran dan pernikahan maka akan disimpulkan bahwa dari tiap tahun dan bulan tentu angka kelahiran dan pernikahan orang2 muslim melebihi angka penikahan dan kelahiran orang kristen. bayangkan kalau pernikahan orang kristen aja hanya boleh memiliki 1 orang istri sedangkan seorang muslim diperbolehkan menikahi lebih dari 2 istri….itu perkembangan secara lahiriah bukan perkembangan iman akan TYME. Bagi saya sebagai kristen itu tidak membuat panik karena bagi saya hari penganiayaan bagi umat kristen akan terjadi di mana saat kedatangan anti kristus yaitu disaat mereka telah membentuk kekuatannya untuk menghancurkan anak-anak Tuhan yaitu kekristenan sesuai dengan isi Bible.

  34. love jesus
    31/10/2011 pada 12:11 | #34

    Tak ada satupun di dunia ini yang bisa menggantikan Bible. Bible adalah landasan dasar dari kekristenan dari abad-abad para rasul yaitu murid2 kristus menuliskan kisah mereka dalam sebuah Bible yang menjadi sebuah kesaksian bahwa Yesus Tuhan. Ada klaim bahwa Bible dipalsukan tapi sampai saat ini pembuktian akan Bible asli tak pernah bisa dibuktikan. Hanya Iman akan Kristus maka umat kristen berlandaskan Bible. Saya yakin kalian juga meyakini kitab suci kalian dan biarlah itu menjadi pegangan akan jawaban hidup kalian karena akhir zaman yang akan membawa kalian membuktikan bahwa tidak ada selain tuhan selain Yesus dan tidak ada Allah selain Yesus. Dia adalah Imam mahdi yang akan menghakimi kita saat akhir zaman sesuai tertulis dalam kitab masing2. baik islam dan Kristen menantikan Yesus yang akan datang sebagai Imam Mahdi. Yang memegang Kunci adalah iamam Mahdi yaitu Yesus. Masalah sebesar apapun Jumlah umatnya Bagi Tuhan Yesus sebuah angka tidak membuktikan kualitas imannya. jadi penganut agama kristen banyak belum tentu mereka yang kristen masuk ke surga begitupun sebaliknya dengan penganut agama islam banyak belum tentu mereka masuk surga semuanya jadi ikutilah landasan kitab agama masing2 dimana disitu memberi petunjuk jalan menuju surga. jangan hanya di baca dan hafal tapi di praktekan karena ajaran di kitab masing2 sudah tertulis demikian.

  35. love jesus
    31/10/2011 pada 12:28 | #35

    Untuk ” Islam ” kamu bilang bahwa “Dalam alkitab bahwa penganut ajaran Isa as wajib mengikuti ajaran Muhammad. Tp karena kebodohannya mereka malah mendirikan ajaran kristen dan menjadikan yesus sbg tuhan mereka. ”

    Saya justru berpikir kamu yang Bodoh atau orang kristen? Biasanya umat Islam selalu berpikir masuk akal. Dan saya justru menemukan manusia yang lebih bodoh dari cara pikirnya. kamu tahu dari mana dan menafsirkan Bible yang mana apa bible yang baru saja ditemukan tahun 1945 setelah kemerdekaan Indonesia?
    jangan mempermalukan diri kamu sendiri. Ajaran Kristen( Bible) jauh berdiri sebelum ajaran Islam(alquran) kamu bisa masuk akal kalau Bible ternyata ada terselip ayat yang mengatakan untuk mengikuti ajaran Nabi Muhammad?Sedangkan Yesus meminta untuk mengikuti dia nanti setelahnya akan ada pengajaran palsu yang mengaku-angaku sebagai keturun Nabi maka jangan ikuti “dia” Itu Tafsiran orang yang benar. kalau saya bicara begini aja daripada nanti terjadi debat kusir lebih baik saya sudahi dan anda berpikir. Masalah Trinitas saja Umat islam bilang gak masuk akal bagaimana yang masuk akal seperti hal ini bisa dicerna anda.

  1. Belum ada trackback.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.