Oleh: Chairul Akhmad | 19/06/2009

Larang Jeans Demi Perempuan

Guna menghentikan pelecehan seksual yang kerap menimpa para gadis, empat perguruan tinggi di Uttar Pradesh, India melarang para mahasiswi memakai celana jeans dan pakaian ala Barat lainnya di kampus.

“Inilah satu-satunya cara untuk menghentikan kejahatan terhadap wanita,” kata Meeta Jamal, Kepala Kampus Wanita Putri Dayanand Uttar Pradesh kepada AFP.

Selain itu, tiga kampus yang berafiliasi dengan Universitas Kanpur juga berencana melarang pemakaian jeans. Keputusan tersebut ditetapkan seiring dengan meningkatnya pelecehan seksual di India, yang dikenal dengan sebutan “Eve-teasing”.

Mahasiswi-mahasiswi yang memakai jeans, blus ketat dan rok mini adalah korban Eve-teasing terbanyak. Biasanya Eve-teasing terjadi di pintu gerbang kampus ketika kuliah usai dan para mahasiswa berbondong-bondong pulang. Setelah menerima beberapa keluhan Eve-teasing di kampus, pihak universitas merasa harus mengambil tindakan. “Kami memutuskan untuk melarang mahasiswi mengenakan jeans di kampus,” ujar Jamal.

Sebelumnya, beberapa kampus di India telah melarang jeans, namun menuai protes para mahasiswa. Akhirnya larangan itu dicabut. Namun, para pejabat kampus di Uttar Pradesh tetap berkeyakinan bahwa pelarangan jeans adalah solusi yang tepat. “Segera nanti akan ada kode berpakaian bagi para mahasiswa,” tegas Jamal. Nampaknya, negeri yang terkenal dengan tariannya ini berniat mengadopsi bagaimana cara Islam mengatur masalah pakaian.


Beri tanggapan

Your response:

Kategori