Oleh: Chairul Akhmad | 10/07/2009

Kurikulum Islam di Sekolah Negeri

Sekolah-sekolah negeri di Jerman akan mengizinkan pemberian pelajaran agama Islam di dalam kelas. Hal ini merupakan bagian dari hasil dialog selama empat tahun antara pemerintah Jerman dan komunitas Muslim.

“Ke depannya, kita wajib mengimplementasikan rekomendasi-rekomendasi yang telah dihasilkan oleh Konferensi Islam Jerman (DIK) sebagai integrasi sosial dan agama lebih lanjut bagi komunitas Muslim di Jerman,” kata Menteri Interior Jerman, Wolfgang Schaeuble pada hari terakhir DIK akhir Juni lalu. “Hal ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat untuk mengakui dan menanggulangi segala perbedaan yang kita hadapi,” imbuhnya.

Salah satu rekomendasi DIK adalah memformalkan pelajaran agama Islam di sekolah-sekolah negeri dan menciptakan fakultas teologi Islam di kampus-kampus. “Status akademik ini dibutuhkan karena teologi Islam di Jerman dapat menawarkan jawaban-jawaban yang tepat untuk menjawab kehidupan Muslim dalam diaspora dan berpartisipasi dalam isu-isu politik umum,” terang Schaeuble.

Para orang tua Muslim sejak lama mengeluhkan sekolah-sekolah negeri yang tidak menawarkan pelajaran agama di kelas bagi anak-anak mereka. Hanya ada beberapa pilot projects di beberapa sekolah yang memberikan pelajaran agama Islam di kelas. Padahal sekolah-sekolah negeri di Jerman telah memberikan pelajaran agama Yahudi, Katholik dan Protestan. Berdasarkan studi yang dipresentasikan dalam pertemuan DIK, terdapat sekitar 3,8 hingga 4,3 juta Muslim di Jerman, atau lima persen dari total populasi.


Beri tanggapan

Your response:

Kategori